tidak hanya sampai disitu aja.,
setelah waktu menunjukan jam setengah 7.,,.langkahku bergegas menuju kampus dan mengendarai kendaraan dengan cepat tapi santai.,.dan agak terburu buru.,
tetapi setelah sampai tempat parkir kampus.,gak disangka ternyata temen kampus lagi duduk manis diwarung dekat kampus dan aku menanyakan "kenapa gak masuk".,.,temen menjawab : dosennya gak ada,.,
astagfirulloh.,.sudah cape2 buru2 kekampus ternyata dosenya gak ada.,.
saya putuskan untuk pulang dulu kerumah untuk sekedar meluruskan kaki dan sholat maghrib.,.dan saya baru teringatkan karena jam 19.00 ada pertandingan PERSIB.,.
dan saya lihat jadwal pada kertas jadwal waktu kuliah jam 19.45
dalam hati dan pemikiran aku.,." nanti sajalah saya kekampus masih jam 19.00 kurang kok".,.
tetapi setelah saya lihat dengan seksama kertas jadwal itu,.,ternyata kuliah yang sebelumnya selesai jam 19.00 dan kuliah yang selanjutnya mulai dan 19.45.,.memang benar aku gak ada yang salah .,tetapi setelah saya telepon temen apakah sudah masuk atau belum.,.ternyata dosen sudah masuk ruangan dan sayapun bergegas untuk menuju kampus lagi dengan tergesa gesa.,.,
setelah sampai kampus saya langsung bergegas menuju ruangan kampus untuk belajar,.,
tapi sangka gak disangka.,ternyata teman kampus sudah keluar ruangan ,,
dan saya pun segera bertanya "KENAPA"
ternyata dosen hanya mengabsen dan setelah itu langsung membubarkan kuliah ,.,.
saya pun menghentikan langkahku karena sudah tidak ada lagi yang dituju.,.
dan pulang.,.,
ada banyak hal kerugian.,.,gk jadi nonton persib.,gak jadi makan.,.,gak jadi kuliah.,.gak dapet absen.,.,
haduh,.,.,
tapi mungkin ada sesuatu yang Alloh pingin katakan kepadaku.,.,
semoga saja.,.amiin.,.,
tpi yang membuat saya begitu bodoh, kenapa saya tidak masuk aja kekampus dan bertemu dengan dosen untuk meminta absen karena aku udah cape cape dateng kekampus.,.,
tpi ya sudahlah semua sudah diatur.,.
Selamat Datang teman
Rabu, 18 Februari 2009
lanjutan kuliah kaki
Diposting oleh
sesuatu tentang myrif_side
di
18.59
0
komentar
kuliah kaki
kemarin adalah hari melelahkan untuk dikerjakan.,pasalnya banyak terjadi kejadian yang beda dengan kegiatan hari hari yang lainya.
dikantor kerjaan tidak kunjung berhenti dan mengalir dengan derasnya ke ticket bagian CPE,
untung suasana mood hari itu masih stabil dan bisa diandalkan.,
sampai tibalah masa itu .,. aku nanganin gangguan speedy di daerah tubagus ismail.,
karena alamatnya yang susah dan dipeta nggak ada.,.mau nggak mau aku kembali ke kantor tapi aku putuskan ke kantor STO Dago.,
setelah sampai STO Dago aku call pelanggan dan menanyakan alamat jelasnya.,.dan waktu menunjukan jam 17.00 tepat.,tanpa banyak berpikir aku langsung menuju ketempat yang ditunjukan oleh pelanggan tanpa memikirkan bahwa jam setengah enam ada kuliah yang harus diikuti.,.,karena yang dipikirkan ku adalah mungkin gangguanya gampang karena ukuran jaringan sudah bagus dan link menyala
tetapi ada suatu keanehan :
1. ada 2 line : - nomor dago 1496 dan dago 3706
2. pada saat itu speedy yang menyala nomor 3706 pengertian pelangggan tetapi setelah saya cek ternyata pada modem yang sedang berjalah nomor yang sedang dipake adalah nomor 1496 yang bukan sesuai dengan nomor tumpanganya
3. tetapi yang bikin saya bingung adalah kenapa pada modem yang aztech di PPPoe itu sudah jalan tetapi pada modem linksys dan jaringan yang berbeda menggunakan ID yang sama dan password yang sama juga bisa jalan dan digunakan
4. setelah saya coba bolak balik kan ternyata permasalahan mungkin pada jaringan yang ditumpangkan dengan nomor 1496 karena pada jaringan yang 3706 bisa dilakukan setting PPPoe ataupun pake setting bridge dan modem apapun
5. tetapi pada jaringan nomor 1496 dengan menggunakan modem apapun tidak bisa menggunakan setting PPPoe tetapi hanya bisa memakai setting bridge
6. tetapi kenapa pada saat nomor 1496 ato 3706 salah satunya di seting PPPOe dan sudah bisa jalan masih bisa dipake ke jalur yang satunya dengan cara bridge ya?
bingung aku benar benar bingung.,.,
temen2 kantor mohon kejelasanya
Diposting oleh
sesuatu tentang myrif_side
di
18.46
0
komentar