Selamat Datang teman

Assalamualaiakum Wr. Wb
Semoga hari saudara mendapatkan lindungan Alloh SWT..
Amiiiiiin
Wassalaamu'alaikum Wr. Wb

Sabtu, 07 Februari 2009

MU lebih Baik Dari Inter?

Manchester - Genderang perang menjelang pertemuan Manchester United melawan Inter Milan di Liga Champions terus ditabuh. Cristiano Ronaldo mengklaim, MU lebih baik ketimbang Inter.

MU bakal dua kali menghadapi Inter di perempatfinal Liga Champions. Nerazzurri akan terlebih dahulu menjadi tuan rumah di Stadion Giuseppe Meazza, 24 Februari mendatang.

Pertemuan dua klub ini sangat ditunggu-tunggu publik. MU dan Inter adalah juara Liga Inggris dan Italia yang kerap disebut-sebut sebagai yang terbaik di daratan Eropa. Pemain-pemain hebat pun mengisi dua klub raksasa itu.

Beberapa waktu lalu, pelatih Inter Jose Mourinho lebih dahulu menyulut 'petasan' dengan menyebut penyerangnya, Zlatan Ibrahimovic, lebih baik ketimbang Ronaldo--gelandang sayap MU yang menjadi pemain terbaik Eropa dan dunia tahun ini.

Tetapi sebagai pemenang Liga Inggris dan Liga Champions musim lalu, sekaligus menjadi pemain tersubur MU dengan 42 gol di seluruh arena, Ronaldo menyerang balik Mourinho.

"Saya menghormati pendapat semua orang. Tetapi piala-lah yang diperhitungkan, dan semua itu ada di rumah saya," seru Ronaldo kepada RaiSport seperti dikutip Goal.

"Inter adalah tim yang kuat, dengan beberapa pemain hebat. Namun kami lebih baik dibanding mereka dan saya sangat yakin bahwa kami bisa mengalahkan mereka. Menyingkirkan mereka akan membawa kami selangkah lebih dekat ke final," tegas pemain Portugal itu.

Inter Milan

Lecce - Jose Mourinho berkomentar lagi soal wasit. Jika sebelumnya dia menyerang seorang wasit dengan tudingan penakut, kali ini ia mencetuskan istilah "aneh" buat wasit terakhir yang memimpin laga timnya.

Mourinho mengeluarkan "celoteh" khasnya itu setelah Inter Milan menang 3-0 atas Lecce di Stadio Via del Mare, Minggu (8/2/2009) dinihari WIB. Meski menang dengan relatif nyaman, tapi masih saja ada yang dikeluhkan pria Portugal itu.

Ihwal yang disoroti Mourinho adalah kartu kuning yang diberikan wasit kepada Zlatan  Ibrahimovic dengan alasan melakukan diving untuk mencari penalti, ketika striker Swedia itu bersinggungan dengan Guglielmo Stendardo.

"Aku ingin sekali melihat replay kejadian itu lagi, karena aku pikir itu penalti," ujar Mourinho kepada Sky Italiaseusai pertandingan.

"Beberapa minggu lalu, karena menanyakan seorang wasit apakah dia 'takut', aku dikartu merah dan kena skorsing. Jadi, kali ini aku akan menggunakan kata 'aneh'."

"Aneh kalau Ibra dijatuhkan seperti itu ketika skor masih 1-0, dalam suatu momen yang sulit dari pertandingan itu, dan wasit memberinya kartu kuning. Aneh pula bahwa, ketika kami memimpin di San Siro melawan Torino, wasit tidak memberi kami penalti." 

"Semua ini aneh dan yang lebih aneh adalah sepanjang pekan ini tak seorang pun di media yang membicarakan insiden itu," sambungnya. "Aku tak bisa berbuat apa-apa lagi. Aku cuma harus lanjut bekerja."

Dan di luar konteks wasit di atas, komentar Mourinho tentang performa dan kemenangan timnya atas Lecce menjadi "standar". Anak-anak buahnya dinilai sudah melakukan apa yang mesti dilakukan, punya mental bagus, dan oleh karena itu layak mendapat pujian dari sang bos. 

Inter memimpin klasemen sementara dengan keunggulan delapan poin dari tim peringkat dua saat ini, AC Milan. Jika Juventus nanti malam menang atas Catania, maka "Si Nyonya Tua" menggusur Rossoneri dan berjarak tujuh angka dari Nerazzurri.

Pekan depan Inter dan Milan akan melakoni Derby della Madonnina di San Siro.